Perkebunan

Stiper Lab Cafe Buktikan Kualitas Kopi Lokal Temanggung di Kompetisi Nasional

YOGYAKARTA, Komoditas INDONESIA — Kopi lokal Temanggung kembali menunjukkan kualitasnya di panggung nasional. Stiper Lab Cafe berhasil membuktikan potensi kopi arabika asal kawasan Sindoro–Sumbing setelah meraih peringkat ke-4 dalam Jawara Greenbeans Coffee Competition 2026 di ajang Jogja Coffee Week (JCW) #6.

Kopi Arabika Temanggung yang diolah Stiper Lab Cafe berhasil masuk Top 5 dari 80 peserta dalam kompetisi yang digelar di Jogja Expo Center, Yogyakarta, pada 4–6 September 2026. Kopi tersebut memperoleh total skor 252,25 dengan cup score 84,083.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kopi lokal Temanggung memiliki kualitas dan karakter cita rasa yang mampu bersaing dengan kopi dari berbagai daerah di tingkat nasional.

Keberhasilan itu tidak hanya ditentukan oleh kualitas buah kopi dari kawasan Sindoro–Sumbing, tetapi juga ketepatan proses pengolahan. Kopi Temanggung tersebut diproses langsung oleh Dina Mardhatilah, Ph.D., yang bertindak sebagai processor sekaligus memiliki sertifikasi Q Processing dan Q Grader.

Kami menerapkan metode pengolahan Wash Klasik pada kopi Arabika Temanggung ini. Pengawasan mutu yang ketat dari hulu hingga hilir menghasilkan kualitas green bean yang sangat kompetitif,” ujar Dina.

Dalam kompetisi tersebut, kopi dinilai melalui evaluasi fisik green bean dan proses cupping oleh panel juri serta Q Grader profesional. Penilaian meliputi aroma, flavor, acidity, body, sweetness, aftertaste, balance, kebersihan, serta konsistensi rasa dalam cangkir.

Hasil penilaian menunjukkan bahwa kopi Arabika Temanggung mampu menghasilkan karakter rasa yang kompetitif. Kondisi geografis kawasan Sindoro–Sumbing turut menjadi salah satu faktor pendukung, dengan ketinggian, agroklimat, dan lingkungan tumbuh yang membentuk kompleksitas cita rasa, keasaman segar, serta aroma khas.

Menariknya, kualitas kopi tersebut juga mendapat apresiasi dari pasar. Dalam sesi lelang, kopi yang dibawa Stiper Lab Cafe berhasil terjual dengan harga mencapai Rp3 juta.

Bagi Stiper Lab Cafe, prestasi tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan potensi kopi lokal Jawa Tengah. Pemilihan kopi Temanggung merupakan bagian dari komitmen mengembangkan komoditas kopi lokal melalui pendekatan ilmiah dan kemitraan strategis dengan petani di kawasan lima gunung, yakni Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, dan Ungaran.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *