“Sedangkan untuk model pembelajaran di kelas disampaikan sangat vatiatif yang menekankan pada mengingat (remembering), memahami (understanding), dan menerapkan (applying-do). Dan dilengkapi dengan diskusi, alat peraga, dan outbound. Metode dan cara ini dinilai tepat, karena peserta (pelatihan) orang-orang dewasa. Hal ini yang kami lakukan selama mengadakan pelatihan petani sawit,” jelas Dr. Sri Gunawan.
Dengan pelatihan ini, para petani kelapa sawit dari Muba diharapkan dapat mengelola kebun kelapa sawit dengan baik sesuai dengan standard GAP, lebih efisien dan berkelanjutan, serta mampu mengelola kelembagaan petani (koperasi) terutama dalam hal manajemen dan administrasi keuangan. Sehingga nantinya kebunnya produktif dan keuangan koperasi baik dan sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Ir. Agus Darwa, M.Si., menambahkan pentingnya program pelatihan petani sawit, seperti pelatihan teknis budidaya tanaman kelapa sawit dan manajemen & administrasi keuangan.
“Kedua pelatihan ini diperlukan bagi petani, sehingga nantinya dapat mengelola kebunnya dengan baik dan benar, meningkatkan produktivitas petani rakyat, serta mampu mengelola keuangan koperasi dengan baik dan sehat. Jika kedua ini bisa dijalankan, petani kelapa sawit dari Muba akan lebih produktif, sejahtera dan berkelanjutan,” katanya usai ditemui di lokasi pelatihan petani kelapa sawit yang diadakan AKPY di Palembang.
“Kita tahu, petani sawit yang saat ini mengikuti pelatihan sudah memiliki kemampuan berkebun. Tapi, pertanyaannya apakah caranya sudah baik dan benar? Untuk itu, perlu ditingkatkan atau dikembangkan kemampuannya agar mengelola kebun dan keuangan koperasi lebih baik dan benar. Tujuannya tak lain untuk kesejahteraan petani. Jadi, ikuti pelatihan dengan baik,” pungkas Ir. Agus.
Pada kesempatan yang sama, Ragil Gita Laponder, perwakilan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mengatakan bahwa selama pelatihan diharapkan para peserta dapat mengikuti setiap kegiatan dengan baik agar materi yang disampaikan semua instruktur dapat diserap dengan baik. Ini pesan dari Pak Bupati dan Pak Kadis.


