Perikanan

Kepala BPOM Paparkan Program Prioritas Pangan kepada Menko Pangan

Taruna Ikrar menegaskan bahwa pihaknya akan lebih proaktif dalam memberikan pendampingan kepada UMKM. Pendampingan ini diharapkan akan membantu UMKM memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan akhirnya memperoleh sertifikasi BPOM, yang sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan produk mereka.

Pada topik lainnya terkait industri garam nasional, BPOM terus berupaya mengawal produksi garam dalam negeri, yang mencakup garam farmasi, garam konsumsi, dan garam industri pangan. Program ini bertujuan memastikan ketersediaan garam berkualitas tinggi di industri farmasi dan pangan nasional, serta meningkatkan produksinya.

Menko Pangan mengungkapkan bahwa meskipun Indonesia memiliki kebutuhan impor garam yang besar, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional, pembatasan pengadaan garam melalui impor belum dapat diterapkan sepenuhnya karena kesiapan industri yang masih kurang. Namun, ia optimis bahwa dengan relaksasi regulasi dan upaya dari BPOM, dalam waktu setahun, industri akan siap memenuhi kebutuhan garam domestik tanpa harus bergantung pada impor.

BPOM sendiri telah menerbitkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk tiga industri farmasi garam. Terakhir kali, pada Februari 2025, BPOM memberikan sertifikat CPOB kepada industri garam farmasi PT Unichem Candi Indonesia (PT UCI) Gresik, yang memiliki kapasitas produksi 12.000 ton per tahun. Dengan kebutuhan nasional mencapai 7.700 ton per tahun, industri garam dalam negeri kini dapat memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri. Ini adalah wujud dukungan konkret BPOM dalam mengawal kebutuhan garam nasional.

Selain terkait UMKM dan garam, Menko Pangan juga menekankan pentingnya pengawalan terhadap program MBG di daerah-daerah. Ia berharap agar kejadian-kejadian yang merugikan dapat dihindari dan BPOM dapat terus mengawal agar MBG memberikan dampak positif, baik dalam konteks kesehatan maupun perekonomian. “Harapan kami, dengan dukungan BPOM, MBG dapat memberikan dampak luas. Kami mohon untuk dikawal,” tambahnya.