Perkebunan

Menteri Amran Dorong Akselerasi Hilirisasi Pangan

Jakarta, KOMODITAS INDONESIA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat hilirisasi sektor pangan dan perkebunan nasional. Langkah ini dilakukan melalui sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan atas arahan Presiden.

Kita kumpulkan BUMN pangan atas arahan Bapak Presiden. Kita melakukan akselerasi beberapa sektor hilirisasi, khususnya kelapa, gambir, ubi, jagung, dan tebu untuk etanol,” ujar Menteri Amran usai rapat tertutup di PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Bogor, Kamis (10 April 2026).

Menurutnya, hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri. Pemerintah berupaya menghentikan praktik ekspor bahan mentah dan beralih ke ekspor produk olahan.

Kemudian kelapa agar value added-nya ada di negara kita, kita tidak ekspor bahan mentah tapi kita ekspor barang jadi,” lanjutnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan sejumlah komoditas unggulan seperti kakao, kopi, pala, dan kelapa yang memiliki permintaan tinggi di pasar global.

Kemudian pengembangan kakao, kopi, pala, kelapa menjadi komoditas unggulan kita dan demand-nya tinggi di tingkat dunia, nah itu kita lakukan akselerasi,” kata Menteri Amran.

Menjawab pertanyaan terkait kondisi terkini hilirisasi, Amran mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perdagangan nasional.

Oh sekarang ini dengan kita memulai hilirisasi, peningkatan ekspor kita Rp161 triliun. Rp161 triliun ini, impor kita turun Rp41 triliun. Ini luar biasa,” jelasnya.

Terkait isu swasembada, Amran menegaskan bahwa capaian tersebut sudah mulai terwujud.

Kan sudah swasembada,” tegasnya singkat.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *