Ambon – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan listrik di wilayah Indonesia Timur, terutama di Maluku, tetap andal selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hal tersebut sangat penting untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi di daerah-daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T), yang berperan dalam perekonomian nasional.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan bahwa Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mempersiapkan semua kebutuhan untuk memastikan kelistrikan tetap terjaga. Salah satu fasilitas penting yang mendukung pasokan listrik di wilayah ini adalah Pembangkit Listrik Terapung (BMPP) Nusantara I di Kota Ambon. Pembangkit listrik tersebut memiliki kapasitas terpasang sebesar 60 MW, yang membantu menjaga kestabilan pasokan listrik di Ambon. Dengan kapasitas total di Ambon mencapai 100 MW dengan pemakaian puncak antara 60 hingga 70 MW, terdapat cadangan daya sekitar 30 MW, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama periode puncak.
Bahlil menegaskan bahwa pasokan bahan bakar untuk pembangkit tersebut juga mencukupi, dengan cadangan bahan bakar untuk 17 hingga 20 hari ke depan, yang memastikan kelancaran suplai listrik tanpa gangguan. Sementara itu, untuk daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan listrik, pemerintah terus bekerja sama dengan PLN untuk mempercepat distribusi listrik. Program “Listrik Masuk Desa” diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik di desa-desa terpencil yang belum memiliki akses listrik 24 jam. Bahlil juga menyebutkan bahwa masih ada beberapa desa di Maluku yang hanya mendapatkan pasokan listrik 6 hingga 12 jam, dan berencana meningkatkan waktu tersebut menjadi 24 jam.
Untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, BMPP Nusantara I dilengkapi dengan sistem kontrol otomatis, memungkinkan pembangkit ini beroperasi secara efisien. Desain terapungnya juga memberikan fleksibilitas untuk dipindahkan ke lokasi lain, sesuai kebutuhan pasokan. Pembangkitan ini terhubung dengan jaringan transmisi lokal di Ambon, yang mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan industri di wilayah tersebut.


