Pertanian

Modernisasi Pertanian untuk Akselerasi Pertanaman Padi di Langkat

Langkat – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mendorong percepatan penanaman padi di Kabupaten Langkat dengan memanfaatkan mekanisasi dan teknologi pertanian. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan hasil panen, mengurangi tingkat kerugian akibat kehilangan hasil (loses), dan meningkatkan efisiensi kerja.

Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Wapres Gibran menegaskan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk memastikan aspek irigasi, pupuk, benih unggul, dan mekanisasi dapat berjalan optimal. Ia menekankan bahwa pengelolaan yang terintegrasi pada faktor-faktor tersebut adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebagai langkah konkret, Wapres Gibran bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaksanakan gerakan tanam padi di Desa Aman Damai, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat dengan menggunakan alat tanam modern, rice transplanter. Varietas padi yang ditanam adalah Inpari 32, yang memiliki potensi hasil hingga 8,42 ton per hektare. Lahan yang dikelola dalam program ini mencapai 530 hektare.

Untuk mendukung transformasi dari pertanian tradisional ke pertanian modern, pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan bantuan berupa benih unggul dan alat-alat pertanian, seperti traktor, pompa air, combine harvester, dan penyemprot elektrik. Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani dan Brigade Pangan.

Mentan Amran menjelaskan bahwa mekanisasi dan benih unggul memungkinkan biaya produksi turun hingga 50% dan hasil panen meningkat hingga 100%. Program tersebut juga mengikutsertakan generasi muda sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju swasembada pangan. Pemerintah berharap penggunaan teknologi tinggi akan memberikan keuntungan kompetitif bagi sektor pertanian, yang berdampak langsung pada stabilitas pasokan pangan nasional.