Berita Terbaru

Pelatihan Petani Sawit: PT RPN, BPDP dan Ditjenbun, Tingkatkan Kompetensi 96 Petani Sawit Labusel

Sementara, pelatihan Teknis Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit yang dilaksanakan selama empat hari, disampaikan dengan kombinasi metode di kelas dan kegiatan lapangan. Materi yang disampaikan meliputi regulasi dan kebijakan usaha perkebunan kelapa sawit, dasar-dasar pemetaan lahan, pengenalan dan penggunaan alat pemetaan, pelacakan lahan, serta sensus tanaman, pembuatan polygon dan peta kebun, pengolahan data dan analisis hasil pengukuran, serta penyajian dan pencetakan peta. Dijadwalkan akan kunjungan lapangan ke Kebun Aek Pancur (PPKS), di Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (30 Juli 2025).

Melalui materi-materi tersebut, para peserta di kelas pelatihan teknis budidaya kelapa sawit dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam aspek persiapan bahan tanam, pengelolaan lahan, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, serta pengendalian OPT. Dengan begitu, peserta diharapkan mampu menerapkan praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan di lapangan,” jelas Dr. Tjahjono.

Sedangkan, pembekalan materi di pelatihan teknis tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan mengenai dasar-dasar dan alat pemetaan lahan, meningkatkan keterampilan dalam pelacakan lahan, pengolahan data, serta penyusunan dan pencetakan peta, dan menerapkan kemampuan pemetaan dalam pengelolaan kebun secara efektif dan akurat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, acara pembukaan pelatihan dihadiri Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, M. Zakir Syarif Daulay, S.Hut., M.M.; Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, Dr. M. Apuk Ismane; dan perwakilan dari PT RPN dan narasumber.

Selain itu, hadir pula Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Ditjebun – Kementerian Pertanian, Ir. Baginda Siagian, M.Si., yang secara resmi membuka pelatihan petani sawit program pengembangan SDM PKS 2025 yang diselenggarakan PT RPN.

Kehadirannya mencerminkan dukungan penuh terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit dari berbagai pihak. Terutama dukungan kepada petani sawit yang menjadi bagian dari ekosistem industri sawit di Indonesia.