Berita Terbaru

Sinergi AKPY, BPDP, dan Ditjenbun Kembali Adakan Pelatihan Petani Sawit di Sumsel

Untuk menghadapi permasalahan di atas akan disampaikan solusi dan strateginya, dalam pelatihan. Agar pengelolaan kebun dan kelembagaan petani lebih sehat dari sisi Manajemen & Administrasi Keuangan. Dengan harapan mampu meningkatkan produktivitas kebun rakyat dan kesejahteraan petani,” imbuh Dr. Sri Gunawan.

Semua materi disampaikan oleh narasumber kompeten dengan latar akademisi dan praktisi kebun. Bahkan untuk melengkapi pemahaman budidaya, peserta diagendakan mendapat kesempatan berkunjung ke kebun perusahaan untuk melihat praktik yang baik dan benar.

Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Dian Eka Putra, S.T.P., M.S., mengatakan bahwa pihaknya bangga kegiatan pelatihan yang didanai BPDP kembali diadakan untuk meningkatkan kapasitas SDM petani di Sumatera Selatan.

Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit dan Manajemen & Administrasi Keuangan penting diadakan yang mengikutsertakan petani. Tujuannya agar meningkatkan produktivitas dan kualitas terutama perkebunan rakyat, diperlukan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan. Sekali lagi kami mengapresiasi program-program BPDP, terutama dalam hal pengembangan SDM petani, melalui kegiatan pelatihan,” katanya yang hadir mewakili Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Selatan, Ir. Agus Darwa, M.Si.

Hal ini, lanjut Dian, karena SDM yang kompeten dan profesional merupakan kunci utama dalam berbagai tantangan seperti keberlanjutan industri sawit. Semoga pelatihan yang diikuti petani dapat memberikan kontribusi nyata untuk semua.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pelayanan Program BPDP, Arfie Thahar, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya sedang mendukung penyelenggaraan pelatihan petani (program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit) dengan 18 mitra (penyelenggara), salah satunya AKPY.

Di saat yang sama, ada pelatihan yang sedang dilaksanakan oleh lembaga pelatihan lainnya, seperti di Banjarmasin dan Riau. Pelatihan ini diselenggarakan secara parallel, yang diharapkan pelatihan yang diikuti petani sawit bisa selesai hingga Agustus mendatang,” katanya.