Pertanian

Tingkatkan Kapasitas Petani, Syngenta Indonesia Luncurkan Buku Panduan Budidaya Padi dan Drone Learning Center

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang diwakili oleh Ibu Widiastuti, S.E., M.Si., Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa pemerintah sangat mengapresiasi perusahaan seperti Syngenta Indonesia yang berupaya mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. “Syngenta Indonesia dengan inovasi dan teknologi pertanian yang dikembangkan menjadi mitra krusial dalam perjalanan untuk mewujudkan Indonesia maju. Harapannya buku panduan ini dapat digunakan oleh khalayak luas, petani, dan penyuluh dalam membudidayakan tanaman padi.”

Buku panduan ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian. Bagi petani, buku ini menjadi referensi cepat dalam menghadapi tantangan lapangan dan menyederhanakan informasi teknis yang kompleks. Sementara bagi penyuluh pertanian, buku ini membantu memberikan arahan yang lebih tepat dan konsisten, sekaligus memfasilitasi komunikasi dua arah yang efektif dengan petani.

Drone Learning Centre : Modernisasi Pertanian Indonesia

Selain buku panduan, Syngenta Indonesia juga meresmikan fasilitas Drone Learning Center. Fasilitas ini memungkinkan petani mendapatkan pengalaman langsung dalam penggunaan drone untuk mendukung efisiensi pertanian melalui aplikasi pupuk dan produk perlindungan tanaman (prolintan) yang lebih tepat, hemat waktu dan biaya produksi, serta meminimalkan dampak lingkungan.

Melalui Drone Learning Centre ini, Syngenta Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong modernisasi pertanian Indonesia. Teknologi drone tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh sekitar 700 petani padi dari Komunitas 10 Ton binaan Syngenta Indonesia yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Kehadiran mereka membuktikan bahwa target produksi 10 ton per hektare dapat dicapai dengan dukungan pengetahuan dan teknologi yang tepat.

Petani menyambut baik hadirnya buku panduan budidaya padi dan Drone Learning Center Syngenta. “Buku ini sangat bermanfaat dalam membantu petani saat menanam padi. Hari ini kami juga bisa belajar tentang drone yang akan membantu menghemat waktu aplikasi di Drone Learning Syngenta,” kata Rokim, petani dari Sukamekar Jatisari, ketua Komunitas 10 Ton Karawang.