Workshop Diversifikasi Produk Kelapa Sawit Khusus Pakan Ternak, Biomassa, Cokelat , Krimer dan Dupa Sawit di Malang
Berita Terbaru

Workshop Majalah Sawit Indonesia Bahas Pemanfaatan Sawit Menjadi Helm dan Pakan Unggas

Sejak 2017 hingga saat ini, helm GC sudah diperjualbelikan ke hampir seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, baik melalui pesanan satuan maupun pre order (PO).

Dijelaskan Andika bahwa perusahaan sedang melakukan pengembangan TKKS dijadikan bahan pembuatan rompi anti peluru dan sawit woven serta non woven .

Ketua Pelaksana Workshop, Qayuum Amri, menjelaskan bahwa workshop yang berlangsung selama dua hari ini menjadi bagian dari promosi dan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat penggunaan sawit bagi kehidupan sehari-hari. Dari workshop dapat diketahui penggunaan sawit untuk menjadi campuran bahan baku helm, krimer, coklat, dan pakan unggas.

Dikatakan Qayuum, Malang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan workshop dengan pertimbangan salah satu kota destinasi wisata menarik di Indonesia. Tahun lalu, jumlah wisatawan baik dari dalam dan luar negeri mencapai 3 juta orang. Sebagai daerah tujuan wisata, banyak sekali UKM di Malang yang tumbuh berkembang pesat sehingga berdampak positif bagi ekonomi masyarakat.

Karena itulah, Majalah SAWIT INDONESIA hadir di kota Malang untuk memperkuat perspektif dan pandangan kebaikan serta manfaat sawit bagi masyarakat dan pelaku UKM. Selain itu, kami mengedukasi pelaku UKM agar tidak mencantumkan label No Palm Oil dan Palm Oil Free di kemasan produknya lantaran melanggar regulasi dan berpotensi terkena sanksi pemerintah,” urai Qayuum yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesia.

Di bidang pakan unggas, Sigit Prasetyo sebagai Direktur PT Sawit Arum Madani telah memanfaatkan Crude Palm Oil sebagai campuran bahan pakan ternak unggas.

Crude Palm Oil dapat menjadi subtitusi protein dan energi pada ransum ayam dengan formulasi yang lengkap untuk mengurangi ketergantungan pemakaian jagung. Selain itu, dapat meningkatkan warna kuning telur. Kelebihan lain adalah CPO mengandung karotenoid tinggi, yaitu 500-700 mg/l dan meningkatkan bobot badan ayam broiler,” urainya.

Sementara itu Suhendrik, Sekretaris Koperasi Sawit Setara, menjelaskan dupa sawit sebagai terobosan upaya diversifikasi produk sampingan kelapa sawit.