Syngenta Indonesia meluncurkan dua inovasi strategis untuk mendukung transfomasi budidaya padi dan penguatan swasembada pangan nasional. Inovasi tersebut berupa buku panduan “Raih Hasil Optimal Budidaya Padi” dan Drone Learning Center yang diresmikan di Research and Development (R&D) Center Syngenta di Cikampek, Jawa Barat pada 27 Agustus 2025.
Kedua inovasi tersebut merupakan wujud komitmen Syngenta Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan populasi Indonesia yang kini mencapai lebih dari 280 juta jiwa, kebutuhan beras terus meningkat dan memerlukan solusi inovatif untuk mengoptimalkan produksi. Produksi beras nasional saat ini mencapai 34 juta ton per tahun, namun angka ini perlu ditingkatkan seiring pertumbuhan populasi. Merespons tantangan tersebut, Syngenta Indonesia berkomitmen mendukung petani meningkatkan produktivitas padi melalui inovasi dan praktik pertanian berkelanjutan.
Panduan Komprehensif untuk Budidaya Tanaman Padi
Buku panduan “Raih Hasil Optimal Budidaya Padi” merangkum pengalaman dan pengetahuan Syngenta dalam mendampingi petani padi mencapai produktivitas optimal. Buku panduan ini sangat komprehensif karena sudah mendapat masukan dari petani, penyuluh, hingga akademisi. Panduan tahapan budidaya padi hasil optimal ini mencakup aspek lengkap mulai dari persiapan lahan, pengelolaan air, pemilihan benih dan persemaian, penanaman padi, pengaturan jarak tanam, pemupukan dan kesehatan tanah, perlindungan tanaman terpadu, hingga aktivitas panen. Dari aspek keberlanjutan, Syngenta melakukan inovasi terkait pengelolaan jerami, kompos, dan biochar, penggunaan drone, serta IoT di bidang pertanian. Aspek keselamatan petani juga menjadi perhatian utama dengan menghadirkan informasi tentang enam tepat, kalibrasi penggunaan produk perlindungan tanaman, hingga lima aturan emas Syngenta.
“Kehadiran buku panduan ini adalah salah satu langkah nyata Syngenta Indonesia terus hadir untuk meningkatkan produktivitas padi. Syngenta juga memilki komunitas petani binaan yaitu Komunitas 10 Ton, yang sudah berhasil mencapai produktivitas lebih dari 10 ton per hektar. Perpaduan antara inovasi buku panduan budidaya padi dan Komunitas 10 Ton ini akan membantu meningkatkan keuntungan dan kesejahteraan petani seperti yang tertuang dalam visi Petani MAJU,” ujar Eryanto, Presiden Direktur Syngenta Indonesia.


